pajak meres

70% Kebocoran Depkeu Terjadi di Direktorat Jenderal Pajak

Rabu, 20 Desember 2006

Inspektorat Bidang Investigasi (IBI) Departemen Keuangan (Depkeu) menemukan 60-70% kebocoran yang berindikasi korupsi di lingkungan Depkeu terjadi di Direktorat Jenderal Pajak (DJP). Kebocoran yang cukup tinggi juga ditemukan di Ditjen Kekayaan Negara (DJKN) dan Ditjen Bea Cukai (DJBC).

“Sekitar 60-70% temuan berindikasi korupsi di seluruh Depkeu berada di Ditjen Pajak. Instansi lainnya yang menyusul adalah Ditjen Kekayaan Negara dan Ditjen Bea Cukai. Praktik-praktik penyimpangan itu dilakukan selama periode 2005-2006,” kata Inspektorat Jenderal (Irjen) Depkeu Permana Agung, di Depkeu Jakarta, Selasa (19/20).

Permana mengatakan, jenis penyimpangan yang terjadi di DJP cukup beragam, seperti adanya wajib pajak (WP) yang tidak membayar penuh. “Hal itu kemungkinan terjadi karena ada bagian dari dokumen yang dipalsukan atau ada tahapan-tahapan proses yang tidak dilakukan. Modus seperti ini terjadi di seluruh Indonesia,” jelasnya.

Meski demikian, mantan dirjen Bea Cukai ini mengatakan, berbagai temuan tersebut baru merupakan indikasi, sehingga belum bisa dipastikan telah terjadi korupsi. “Tugas IBI untuk meyakinkan apakah benar-benar terjadi kekurangan pembayaran atau tidak dan juga meyakinkan apakah melibatkan orang luar atau tidak,” katanya.

Lebih lanjut dia menegaskan, terjadinya korupsi harus memenuhi tiga hal, yakni melanggar hukum, menimbulkan kerugian negara, dan memperkaya orang lain. “Temuan ini kan baru dugaan dan belum tentu memenuhi ketiga aspek tersebut. Kami belum bisa mengatakan besaran angka yang dikorupsi kalau belum ada keputusan tetap (pengadilan, red)” tuturnya.

Untuk temuan yang berindikasi korupsi, Permana mengaku, sudah ada yang dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk ditelusuri. “Data-datanya nanti akan dicantumkan di website Depkeu. Namun, saya tak ingat angkanya,” ungkapnya.

Menurut dia, Irjen Depkeu juga selalu memberi rekomendasi perbaikan dalam setiap pengawasannya. “Kami selalu minta mereka untuk memperbaiki berbagai kekurangan yang kami temukan dan mereka harus segera memperbaikinya. Setiap dirjen berkewajiban memperbaiki kekurangannya, ” katanya.

Sebelumnya, Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengatakan Ditjen Pajak merupakan instansi yang tak terkontrol. “Pelanggaran di Ditjen Pajak begitu banyak, tetapi tak terkontrol BPK, DPR, dan DPD. BPK tak pernah tahu mengenai pajak karena tak pernah diaudit. Ini jadi masalah, hanya Tuhan yang tahu data pajak,” katanya.

Anwar mengatakan, akses BPK untuk mengaudit pajak sangat dibatasi. “Karena itu, BPK ingin DPR membuka akses bagi BPK untuk mengaudit Ditjen Pajak. Kalau DPR tak mau memberikannya, BPK tak bisa mengaudit sehingga Ditjen Pajak terus menerus rawan korupsi,” tandasnya.

Anggota Pembina Tortama Keuangan Negara IV BPK Baharuddin Aritonang menambahkan, lembaga pengawas internal pemerintah yakni Itjen dan Badan Pengawasan Keuangan Pembangunan (BPKP), harus fokus memperbaiki sistem keuangan. “Justru jika masih terjadi kebocoran, aparat pengawas internal itulah yang harus digantung, karena dia yang bertanggung jawab memerbaiki. Mereka jangan malah ikut memeriksa, karena itu tugas BPK,” katanya.

Ketua Komisi XI DPR RI Awal Kusumah menilai, audit BPK terhadap DJP secara umum sudah cukup memadai. Jika ada kasus-kasus yang diperkirakan perlu audit lebih mendalam, BPK bisa bekerja sama dengan aparat penegak hukum untuk melaksanakan audit tersebut.

“Audit BPK saat ini sudah memadai, kecuali ada hal-hal yang dicurigai. Kalau memang ada fakta-fakta yang dibutuhkan, BPK bisa kerja sama dengan aparat hukum yang lain untuk mengintensifkan itu,” kata Awal kepada Investor Daily di Jakarta, Jumat (8/12).

Secara umum, kata dia, audit BPK terhadap penerimaan negara termasuk dari sektor perpajakan sudah terakomodasi dalam peraturan perundang-undangan yang ada saat ini. (han)

2 Responses to “pajak meres”

  1. Fatur Says:

    Your site is very cool, i love it
    success for you..and nice to know you
    If you have time , please visit my site at http://www.audithink.com
    Thank you

    Regards,
    Fatur
    Founder http://www.audithink.com | your audit knowledge center

  2. Hassie Pilarz Says:

    love the blog..i’m SO thrilled that you have a place to share your passion with all of us.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: